Angin bertiup mengarah Bristol
Sajak DjayaWikarta
terlahir di ranjang kesayangan rumah sendiri
tidak bermimpi se liar puting beliung berlari
namun ditanah kelahiran hanya sibuk menghitung hari
ketidak jelasan akhirnya mengubur impian anak negeri
Bukan aku pembakar biduk
sengaja jalan pulang diuruk
angin Southampton telah aku tunggangi
ke barat atau ke timur kemana saja dia pergi
membeku mencair atau melarut
aku sekedar menurut
aku bukan pemegang ketangguhan
kemana saja angin bertiup menghempaskan
kesana pula langkah dijadikan harapan
Bristol…..
kenapa aku pernah tanpa sengaja menyebutnya sekali
semoga bukan keajaiban jika kota ini harus kusinggahi
sarapan pagi dengan nasi liwet berkuah ketakutan
entah sampai kapan….
IoW, 03-08-01
DjayaWikarta
Komentar Terakhir