dalam kuasa langit
matahari tak kenal terbit
dalam lindungan alam
matahari tak pernah terbenam
matahari adalah nyala kehidupan siang dan malam
tak seorang berkuasa menjadikannya padam
andaipun gerimis menjadikan banjir tangis
tapi bara api matahari tak juga habis
temaran petang bukan ajakan pulang
pun juga fajar pagi bukan tanda kampiun datang
tak ada yang meng-akhiri harapan seperti Sangkuriang
juga tak ada yang mempersilahkan jadi pemenang
Hanya alam yang berhak menjadi pengemudi matahari
bukan aku, bukan kau, bukan dia…. juga bukan mereka.
Aku mengikuti dan menikmati hangat dan terang-nya cahaya…..
kuharap….kau juga.
Seperti kau bilang…biarkan matahari mengajak kita menari…..
biarkan alam memasak segala bahan yang kita berikan..
Matahari tak pernah menjanjikan apapun, juga tak pernah
mengharap apapun…..
kecuali dia tak pernah sedetik-pun berhenti memberi …..
Bandung 16-10-2000,
DjayaWikarta
0 Tanggapan ke “Dia…matahari siang dan malam”