tentang ayat Tuhan

— gigih raditya <diditk@yahoo.com> wrote:

> >>>
> Saya sudah jelas kan sebelumnya,  lengkap dg ayat2 Quran nya,
>>>

Rasanya, dari kemarin saya tidak melihat satu huruf Al-Quran pun muncul
dalam penjelasan sebelumnya. Apalagi ayat. Sekarang juga tidak.
Yang terbaca dari kemarin adalah deretan huruf latin dalam grammar
bahasa Indonesia, dan saya yakin hanya mengandung pemahaman orang
Indonesia. Dan itupun mungkin hanya segelintir orang saja….

Apakah itu yang dimaksud “ayat-ayat Quran” ?
Apa itu yang dimaksud kalimat dan pemahaman ayat Tuhan” ?
Apakah kutipan-kutipan yang diujungnya pake QS: xx:yy… itu sebagai
kata-kata Tuhan atau sebagai pesan Tuhan ?.

NOPE tentu saja ..you absolutely wrong !!!

makna atau bahkan tafsir setiap ayat Quran yang pernah saya lihat di
Garut, tidak cukup dituliskan dalam berjilid-jilid buku tebal, yang
berderet memenuhi rak dalam tiga ruangan 5 x 3 meter persegi. Tidak
pernah cukup diterjemahkan dalam 5 bahasa Arab, Sunda, Inggris, Belanda
dan Indonesia.

bahkan makna setiap ayat-ayat yang saya saksikan sehari-hari….
lebih detail dari struktur mikro dan lebih luas dari galaksi
tanpa batas.

Lalu….kenapa makna yang demikian detai dan luas itu harus disempitkan
dalam “tafsir sakral” … dalam bahasa Indonesia pula..
Yang dengan jumawa di-aku-aku sebagai “makna ayat suci”.
Lalu gilanya lagi….
bolak-balik harus kembali ke “tafsir sakral” yang sempit itu lagi.

Sombong kali…kau….

Cukup ….bacalah…bacalah…bacalah,
Lalu bicaralah dengan kata-kata dan pikiran anda sendiri…
jangan mengaku-ngaku menyuarakan pesan Tuhan….apalagi dengan
nakut-nakuti pake kutipan yang saya yakin tidak anda fahami.

Saya anti JIL…juga karena mereka masih doyan “kutap-kutip”.

Seolah Tuhan “pengarang yang miskin”, yang akan nuntut anda
ganti rugi ke pengadilan hanya karena anda menyuarakan “pemahaman
bacaan” tanpa menyebutkan sumber bacaan karangan-NYA…

Tuhan Maha Kaya…. yakin-lah.
gak perlu setiapkali anda bicara…. Reference to God.
mending kalau betulan yang di refer-nya God….
ini mah tafsiran bang Meggy MZ pula…

Makna tulisan Yang Maha Benar akan tetap benar jika tidak
di-SELEWENGKAN.
Memamerkan “kutipan QS XX:YY” lalu mengclaim sebagai surat
dari Tuhan… jelas jelas suatu penyelewengan sekaligus penghinaan.
Atau ….malah penipuan.

Iqra…iqra…iqra….that’s it.
And leave your reading in your deepest soul….
Then…you have to say everything by your own word….
in human language

Be yourself…..as good as you are
But you don’t even try to be a God…..

Salam,

0 Tanggapan ke “tentang ayat Tuhan”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan

Anda harus login untuk menuliskan komentar.