Bung Jasp wrote in apakabar@:
> Inilah yang terjadi dengan dunia pendidikan di Indonesia, mungkin
> mutu yang kurang bagus, mungkin daya serap pasar yang tak bergairah
> dan mungkin juga memang pemerintah tak sanggup menciptakan
> lapangan kerja.
>>>>>
Saking terbiasanya mendengar “MUTU Pendidikan” atau kalimat
“pendidikan yang bermutu”. Sehingga suatu saat saya ditanya,
hanya bisa menjawab otomasti….
“Pendidikan bermutu…jika lulusannya mudah NYARI KERJA”.
Dan jika semua lulusan Amrik dan Eropah berbondong-bondong
datang ke Indonesia…. untuk nyari kerja maupun bikin kerjaan….
Maka saya jamin, kita akan mendapat kesimpulan baru…
pendidikan Amrik dan Eropah…. sangat TIDAK BERMUTU.
Saya kira, “mutu pendidikan” atau “pendidikan yang bermutu”
sekedar JARGON KOSONG… selama kalimat ini dikaitkan dengan
penyerapan tenaga kerja.
Atau paling juga sekedar iklan kursus keterampilan menjahit….
Kalaupun harus dipaksakan … akan lebih tepat kalau dikatakan…
“Sempitnya lapangan kerja di Indonesia adalah akibat dari
BURUKNYA MUTU pendidikan dari ORANG-ORANG PINTER Indonesia.
Pengangguran sekarang adalah akibat BURUKNYA MUTU orang-orang
yang sekarang memiliki pekerjaan dan memiliki penghidupan.
Mereka… yang sekarang menganggur adalah korban dari
kerakusan orang yang berkuasa dan kerakusan kita-kita juga
yang sekarang BERUNTUNG punya kerjaan.
Jika kerakusan “orang-orang beruntung” seperti sekarang
terus ebrlanjut…. maka jangan salahkan kalau sebentar lagi
akan lahir Marxist-Marxist Indonesian yang lebih buruk daripada
sekedar minta pemerataan kesempatan kerja.
_________________
DjayaWikarta
0 Tanggapan ke “Pendidikan dinegara ini yang kurang bermutu atau”