Bacaan, Pemilahan, Timbangan dan Pengulangan

Bacaan adalah referensi yang tidak berubah,
tidak boleh diubah oleh pikiran, tidak lapuk karena waktu.
Dan tidak juga terurai, kecuali menjadi deretan huruf-huruf
mulai alif sampai hamzah iya…. (yang wallahualam artinya  apa
sebagaimana arti alif-lam-mim atau tho-ha).

Bacaan adalah zat dasar, sebagaimana unsur-unsur kimia dalam
daftar periodik unsur-unsur…
Mengurai unsur-unsur hanya akan mendapatkan proton, elektron & netron.
Tapi tidak akan mendapatkan molekul atau materi yang siap telan.

Pemilahan adalah upaya pencarian, pengenalan, pengelompokan,
pemisahan makna-makna unsur yang tergali atau ditemukan. Untuk kemudian
membentuknya, menyusunnya atau membangunnya menjadi rancangan
molekul, benda gas cair padat atau bangunan apapun.

Timbangan adalah neraca, penaksir atau penilai yang dipergunakan untuk
menentukan apakah suatu rancangan molekul, benda atau bangunan memiliki
manfaat besar atau kecil atau malah mudarat.

Hidup … persis seperti pelajaran “Design Process”.
Harus ada DR&O, referensi, philosophy design, harus ada development,
ada preliminary, ada detail, ada CDR dan cek-ricek serta ada iterasi

Bahkan pun setelah masuk proses produksi….harus ada conformity
dan sertifikasi…. dan tetap saja harus ada cek-ricek dan iterasi.

ENGINEER .. tidak akan pernah bicara tentang KEBENARAN Absolut.

Dia hanya berpikir,  bekerja dan bahkan hidup atas dasar kesepakatan-
kesepakatan yang telah mendahuluinya, atas dasar kebenaran relatif
dan sementara. Dan mengolahnya dengan segala kemampuan isi KEPALA.

Dan semua manusia… hakekatnya seorang Engineer, yang sanggup
memBACA, rajin meMILAH, dan selalu tidak lupa meNIMBANG.

Modal “kebenaran” engineer hanya make-sense.
Modal “tukar pikiran” engineer hanya sikap demokratis
Modal “guideline” engineer hanya BERUSAHA konsisten….

Manusia bukan Iblis, karena
Iblis tidak perlu lagi berusaha konsisten, karena SUDAH konsisten.
Iblis tidak perlu demokratis, karena Iblis MERASA tahu ILMU Tuhan.
Iblis tidak perlu make-sense, karena Iblis FAHAM kebenaran Tuhan.

manusia adalah engineer yang tidak tahu persis kebenaran Tuhan,
tapi manusia selalu ingin menjadi kekasih Tuhan.
Iblis adalah seekor mahluk yang yakin tahu persis kebenaran Tuhan.
tapi Iblis tidak ingin dikasihi Tuhan…

Walhasil….
manusia yang tidak make sense, tidak mau demokratis,
dan tidak berusaha konsisten
Maka selain bukan engineer…pasti juga lebih buruk daripada Iblis.

BTW,
Thanks untuk cerita tentang “Adam-Iblis”,
ini explorasi baru sekaligus challenge untuk saya.

0 Tanggapan ke “Bacaan, Pemilahan, Timbangan dan Pengulangan”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan

Anda harus login untuk menuliskan komentar.