Konon perang itu “perkelahian” diantara dua kekuatan
yang setara.
Jika tidak setara namanya pembantaian atau penjajahan.
Perang juga hanya hobby dan ciptaan mereka yang kuat.
Tapi pencipta perang tidak pernah ikut berkelahi,
tidak pernah ikutan bertempur, tidak juga terluka.
Yang berkeringat dan berdarah hanya mereka yang lemah.
Karena yang hobbynya berkelahi… .ya hanya yang lemah.
Orang yang lemah ditakdirkan untuk selalu berkelahi…
tapi tidak akan mampu menciptakan peperangan.
Orang yang lemah selalu berkelahi untuk perang yang
bukan miliknya dan bukan ciptaannya.
Uang adalah satu-satunya wujud kekuatan.
Faith, love, fairness, humanism, keinginan berbagi…
adalah sekedar bagian dari cita-cita yang dimiliki manusia.
Cita-cita yang mendorong manusia menolong manusia lain…
sekaligus juga menjadikan manusia tega melukai manusia lain.
Dan UANG, kekuatan yang memainkan keseluruhan cita-cita.
sudah takdirnya… .orang lemah hanya punya cita-cita.
dan sangat mudah untuk disuruh berkelahi demi cita-cita.
Boleh jadi, dunia hanya terbagi dua sayap..
Left-wing yang terdiri dari koalisi marxist, sosialis,
religius apapun (dari anglican, islam, kristen sampai kejawen),
para pekerja dan orang-orag yang sedang merasa terpinggirkan.
Right-wing yang terdiri dari koalisi kapitalis,
bangsawan manapun (dari inggris, arab sampai melayu dan jawa),
orang yang kebetulan sedang berkuasa atau juga orang yang
sedang merasa sukses.
Dunia hanya terbagi dua….
yang lebih beruntung dan yang belum beruntung.
yang lebih kuat dan yang lebih lemah
Sayap-kanan dan sayap-kiri.
Archbishop Willian…hanya salahsatu pemimpin kaum lemah…
pemimpin ummat SAYAP-KIRI yang hanya memiliki cita-cita.
Ajakannya untuk “menyatukan” seluruh ummat sayap-kiri
tentu saja akan merusak tatanan dunia yang selama ini ada.
karena kalau semua umat sayap-kiri.. atau umat yang lemah,
ummat yang hanya bermodal cita-cita mau bersatu
menjadi “kekuatan BARU”.
Maka mustahil lagi ada yang bersedia BERKELAHI.
mustahil pula kaum SAYAP-KANAN merancang dan menggelar perang.
Jika ajakan Archbishop William malah melahirkan perkelahian. ..
maka sungguh terbukti…
bahwa MENGANUT AGAMA APAPUN sekedar wujud kelemahan.
dan menjadi permainan empuk penguasa uang, kaum-kanan.
Maka….
jangan pernah mau berkelahi, jangan pernah mau bertempur,
jangan mau buru-buru mati demi cita-cita.
Jadilah penganut agama … bukan karena lemah.
20080209,
DjayaWikarta
Komentar Terakhir