<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk DjayaWikarta</title>
	<atom:link href="http://djayawikarta.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://djayawikarta.wordpress.com</link>
	<description>Just another Ordinary People</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Dec 2008 12:16:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Re: Megawati: Kenapa Dulu Tidak Pilih Aku? oleh kimiawan</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/2008/02/02/re-megawati-kenapa-dulu-tidak-pilih-aku/#comment-274</link>
		<dc:creator>kimiawan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 12:16:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/2008/02/02/re-megawati-kenapa-dulu-tidak-pilih-aku/#comment-274</guid>
		<description>yang pasti q pilih SBY ajah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang pasti q pilih SBY ajah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ketemu manusia di WC Heathrow oleh kanst901805</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/2008/01/23/ketemu-manusia-di-wc-heathrow/#comment-269</link>
		<dc:creator>kanst901805</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 14:18:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/2008/01/23/ketemu-manusia-di-wc-heathrow/#comment-269</guid>
		<description>Kira-kira sebulan lalu saya melakukan perjalanan ke Kalimantan. Pesawat yang sy tumpangi berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk mengantisipasi perut yg kian tak bersahabat sy langsung menuju WC terdekat di bandara. Karena ini pertama kali saya ke Bandara Int. S.H., saya membayangkan akan menemukan WC setingkat BSM atau PVJ untuk bandara terbesar di Indonesia, eh taunya gak jauh beda dari WC di warung nasi padang. Ya kembali pada fungsi WC dan daruratnya perut saya, tanpa segan saya membereskan urusan urgent ini.
Sambil nongkrong saya melamun, di bandara internasional saja--yang menjadi tempat pusat hilir mudik turis mancanegara--standar WC masih jauh di bawah restoran cepat saji seperti: Mc D, KFC, Texas, dll. Kata om saya yang bekerja d Bandara Int.S.H., setelah adanya program visit Indonesia 2008 dana pembuatan WC dan fasilitas umum lainnya ditingkatkan hingga kira-kira 50% dengan alasan menaikan citra bangsa di mata turis katanya. Tapi ironisnya hingga sebulan lalu tidak ada perubahan atau perbaikan dari WC yang ada--entah karena orang Indonesia tidak begitu peduli pada standar WC yang higienis atau dana 50% terproses menjadi barang buangan di WC oleh paca penyaduk uang. Saya rasa orang Indonesia harus mulai peduli pada kebersihan WCnya, bukankah kebiasaan seseorang akan tercermin dari kebersihan WCnya?

P.S: saya mendapat alamat blog ini dari Karina. Saya terkesan dengan topik dan isi blog yang bapak tulis. Saya berharap bapak dapat meluangkan waktu untuk memberi masukan pada tulisan-tulisan saya di www.kanst901805.wordpress.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kira-kira sebulan lalu saya melakukan perjalanan ke Kalimantan. Pesawat yang sy tumpangi berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk mengantisipasi perut yg kian tak bersahabat sy langsung menuju WC terdekat di bandara. Karena ini pertama kali saya ke Bandara Int. S.H., saya membayangkan akan menemukan WC setingkat BSM atau PVJ untuk bandara terbesar di Indonesia, eh taunya gak jauh beda dari WC di warung nasi padang. Ya kembali pada fungsi WC dan daruratnya perut saya, tanpa segan saya membereskan urusan urgent ini.<br />
Sambil nongkrong saya melamun, di bandara internasional saja&#8211;yang menjadi tempat pusat hilir mudik turis mancanegara&#8211;standar WC masih jauh di bawah restoran cepat saji seperti: Mc D, KFC, Texas, dll. Kata om saya yang bekerja d Bandara Int.S.H., setelah adanya program visit Indonesia 2008 dana pembuatan WC dan fasilitas umum lainnya ditingkatkan hingga kira-kira 50% dengan alasan menaikan citra bangsa di mata turis katanya. Tapi ironisnya hingga sebulan lalu tidak ada perubahan atau perbaikan dari WC yang ada&#8211;entah karena orang Indonesia tidak begitu peduli pada standar WC yang higienis atau dana 50% terproses menjadi barang buangan di WC oleh paca penyaduk uang. Saya rasa orang Indonesia harus mulai peduli pada kebersihan WCnya, bukankah kebiasaan seseorang akan tercermin dari kebersihan WCnya?</p>
<p>P.S: saya mendapat alamat blog ini dari Karina. Saya terkesan dengan topik dan isi blog yang bapak tulis. Saya berharap bapak dapat meluangkan waktu untuk memberi masukan pada tulisan-tulisan saya di <a href="http://www.kanst901805.wordpress.com" rel="nofollow">http://www.kanst901805.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kopi&#8230;. dari Bapak oleh ibnu</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/2007/11/29/kopi-dari-bapak/#comment-71</link>
		<dc:creator>ibnu</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 16:38:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/2007/11/29/kopi-dari-bapak/#comment-71</guid>
		<description>aku iri nih ...
dulu aku cuma dikasih opak, rangginang dan satu dus kurupuk.

sukses..bro</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku iri nih &#8230;<br />
dulu aku cuma dikasih opak, rangginang dan satu dus kurupuk.</p>
<p>sukses..bro</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Terimakasih oleh Harimotting</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/terimakasih/#comment-60</link>
		<dc:creator>Harimotting</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 05:26:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/dua/#comment-60</guid>
		<description>&#039;Makasih, Om Djay...
Aku jadi bisa ikut menikmati grafitti-nya...
dan numpang berlayar di dayungsampan itu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8216;Makasih, Om Djay&#8230;<br />
Aku jadi bisa ikut menikmati grafitti-nya&#8230;<br />
dan numpang berlayar di dayungsampan itu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Nabi Muhammad Pemimpin SEKULER sejati oleh DIDIKA</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/2007/11/26/nabi-muhammad-pemimpin-sekuler-sejati/#comment-55</link>
		<dc:creator>DIDIKA</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 01:58:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/2007/11/26/nabi-muhammad-pemimpin-sekuler-sejati/#comment-55</guid>
		<description>Dalam Islam ada istilah asbabul wurud (kenapa hal ini muncul), ketika anda mempermasalahkan apa yang diajarkan guru anda, bahkan membandingkannya dengan teori selularisme, ini yang menurus saya sangat tidak tepat.

pertama :
Guru bagaimanapun adalah jendela ilmu kita, jadi harus sangat kita hormati meski dengan segala keterbatasannya.

kedua :
Anda bicara &quot;guru saya bilang&quot; dan serta merta anda meng &quot;iyakan&quot;, tapi dilain kesempatan anda mengeneralisasi mengatas namakan islam, ini yang serius karena ini menangkut pijakan berfikir.

Seperti matematika, ketika anda di sodorkan 1+1=..?, serta merta 
seluruh dunia akan menjawab 2, pernahkan kita bertanya kenapa harus 2, tidak 3, 4 atau yang lain.

kenapa angka 2 bentuknya tidak seperti angka 3 dan begitu pula sebaliknya ?, dan kenapa disebut angka arab.

Tidak demikian dengan urusan &quot;bukan dunia&quot;,sekarang pijakan kita di matematika mana (islam,kristen, hindu atau budha), seperti guru anda mungkin  faham matematika quantum, tapi kalau anda di jelaskan aljabar linear, menurut pemahanan anda yang terus belajar ternyata teorinya tidak benar, tentu ada fungsi koreksi.

nah ?.. didunia ini matematika agama yang banyak di perdebatkan, tapi sebenarnya nilai kebenaran tuhan hanya satu, cuma kadang ego pribadi dan kelompok yang mengotorinya, sehingga semua matematika agama diambil yang paling disenangi.

Jadi harap maklum ketika kita ngotot 1+1=3, orang berilmu akan menganggap ini angin lalu, tak perlu dikomentari dan perbuatan yang sia-sia.

apakah kita menyerah ?....

Ketiga :
tulisan anda : &quot;Pemisahan melalui sekuler bagus juga, agar negara bisa khusyu ngurus kesejahteraan rakyat, dan setiap “kalifah” juga bisa khusyu menyembah Tuhan-nya dalam keheningan tanpa harus laporan solatnya kepada lurah atau camat.&quot;

mbok ya, melihat sejarah eropa, apa sekularisme yang berawal dari frustasinya orang logis terhadap penguasaan kebijakan ilmu pengetahuan oleh pihak gereja cocok untuk dunia ini, dan tanya para spikolog barat kenapa IQ tidak cukup membangun pribadi dan masih diperlukan SQ dll.

seharusnya sekarang berfikir solusi terbaru, bukan yang sudah terbukti gagal.

wasalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam Islam ada istilah asbabul wurud (kenapa hal ini muncul), ketika anda mempermasalahkan apa yang diajarkan guru anda, bahkan membandingkannya dengan teori selularisme, ini yang menurus saya sangat tidak tepat.</p>
<p>pertama :<br />
Guru bagaimanapun adalah jendela ilmu kita, jadi harus sangat kita hormati meski dengan segala keterbatasannya.</p>
<p>kedua :<br />
Anda bicara &#8220;guru saya bilang&#8221; dan serta merta anda meng &#8220;iyakan&#8221;, tapi dilain kesempatan anda mengeneralisasi mengatas namakan islam, ini yang serius karena ini menangkut pijakan berfikir.</p>
<p>Seperti matematika, ketika anda di sodorkan 1+1=..?, serta merta<br />
seluruh dunia akan menjawab 2, pernahkan kita bertanya kenapa harus 2, tidak 3, 4 atau yang lain.</p>
<p>kenapa angka 2 bentuknya tidak seperti angka 3 dan begitu pula sebaliknya ?, dan kenapa disebut angka arab.</p>
<p>Tidak demikian dengan urusan &#8220;bukan dunia&#8221;,sekarang pijakan kita di matematika mana (islam,kristen, hindu atau budha), seperti guru anda mungkin  faham matematika quantum, tapi kalau anda di jelaskan aljabar linear, menurut pemahanan anda yang terus belajar ternyata teorinya tidak benar, tentu ada fungsi koreksi.</p>
<p>nah ?.. didunia ini matematika agama yang banyak di perdebatkan, tapi sebenarnya nilai kebenaran tuhan hanya satu, cuma kadang ego pribadi dan kelompok yang mengotorinya, sehingga semua matematika agama diambil yang paling disenangi.</p>
<p>Jadi harap maklum ketika kita ngotot 1+1=3, orang berilmu akan menganggap ini angin lalu, tak perlu dikomentari dan perbuatan yang sia-sia.</p>
<p>apakah kita menyerah ?&#8230;.</p>
<p>Ketiga :<br />
tulisan anda : &#8220;Pemisahan melalui sekuler bagus juga, agar negara bisa khusyu ngurus kesejahteraan rakyat, dan setiap “kalifah” juga bisa khusyu menyembah Tuhan-nya dalam keheningan tanpa harus laporan solatnya kepada lurah atau camat.&#8221;</p>
<p>mbok ya, melihat sejarah eropa, apa sekularisme yang berawal dari frustasinya orang logis terhadap penguasaan kebijakan ilmu pengetahuan oleh pihak gereja cocok untuk dunia ini, dan tanya para spikolog barat kenapa IQ tidak cukup membangun pribadi dan masih diperlukan SQ dll.</p>
<p>seharusnya sekarang berfikir solusi terbaru, bukan yang sudah terbukti gagal.</p>
<p>wasalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Nabi Muhammad Pemimpin SEKULER sejati oleh DIDIKA</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/2007/11/26/nabi-muhammad-pemimpin-sekuler-sejati/#comment-53</link>
		<dc:creator>DIDIKA</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 07:01:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/2007/11/26/nabi-muhammad-pemimpin-sekuler-sejati/#comment-53</guid>
		<description>Pertama :
Ada sebuah rahasia yang ketika kita belum mampu menjangkaunya bukan berarti itu tidak logis atau aneh tapi juga dimungkinkan keterbatasan kita dalam berfikir, sejarah pernah menuliskan bagaimana di eropa pihak gereja berusaha mempertahankan teori awal bahwa bumi adalah pusat tata surya sehingga banyak ilmuan yang di bunuh, tapi manusia terus berkembang dengan kesadaran berfikirnya dan memang teori bumi sebagai pusat tatasurya terbantahkan.dari sini jelas sekali keterbatasan berfikir manusia.

Tuhan yang bener adalah tuhan yang bisa mengantisipasi perilaku hambanya dan memberi aturan baku yang harus dianut dan ini harus sempurna, seperti kalau kita suka melihat sepak bola yang fair play, indah karena memang ada wasit yang menatur pertandingan dan aturan ini akan terus berkembang untuk mencapai sepak bola yang indah. 

Kalau agama ?

Kalau islam sekarang sudah sempurna, dari nabi adam-isa islam berkembang dan akhirnya disempurnakan nabi muhammad,contoh sederhana dalam hal menikah alquran melarang menikahi ibu kandung, adik atau kakak sekandung (lebih terperinci lihat alquran) sedangkan cara mengatur jika dilanggar di serahkan manusia, 

Yang menjadi pertanyaan kenapa dilarang ?. pertama itu fungsi tuhan, kedua lihat penyebab ayat ini diturunkan. Jadi manusia tidak perlu mencari2.

Kedua :
Nabi Muhammad pada masanya menjadi pemimpin jazirah arab sampai eropa, tentu logika hanya sekedar pindah dari makkah ke madinah dengan alasan “Urusan dunia seperti pemerintahan  memang seharusnya dijauhkan dari urusan akhirat. At least 320 kilometer. Sejauh Medina dari Mecca”. tidak masuk akal karena membentuk social kultur yang baik harus secara lingkungan yang pas, dan pas juga kalau alquran yang membahas urusan fiqih turun. 

Ketiga :
Saya salut dengan kritisi dibawah, Cuma agak males karena tidak ilmiah, karena semua orang bisa membalik logika, seperti, konsep kasih sayang umat Kristen dengan perlambang yesus disalip sebagai bentuk kasih sayang yesus kepada umatnya. Orang lain akan peranggapan tidak logis dan akan mempertanyakan kasih sayang tuhan kepada penyalipan yesus yang sering disebut anak tuhan.
dan tidak akan pernah selesai, 

Karena hidup adalah mencari kebenaran dan agama2 yang ada (islam, Kristen, hindu, budha) menawarkan kebenaran itu dan kita punya pilihan untuk menentukan agama mana yang menawarkan kebenaran yang lengkap, bukan kita malah merusak tiap kebenaran itu.

Wasalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama :<br />
Ada sebuah rahasia yang ketika kita belum mampu menjangkaunya bukan berarti itu tidak logis atau aneh tapi juga dimungkinkan keterbatasan kita dalam berfikir, sejarah pernah menuliskan bagaimana di eropa pihak gereja berusaha mempertahankan teori awal bahwa bumi adalah pusat tata surya sehingga banyak ilmuan yang di bunuh, tapi manusia terus berkembang dengan kesadaran berfikirnya dan memang teori bumi sebagai pusat tatasurya terbantahkan.dari sini jelas sekali keterbatasan berfikir manusia.</p>
<p>Tuhan yang bener adalah tuhan yang bisa mengantisipasi perilaku hambanya dan memberi aturan baku yang harus dianut dan ini harus sempurna, seperti kalau kita suka melihat sepak bola yang fair play, indah karena memang ada wasit yang menatur pertandingan dan aturan ini akan terus berkembang untuk mencapai sepak bola yang indah. </p>
<p>Kalau agama ?</p>
<p>Kalau islam sekarang sudah sempurna, dari nabi adam-isa islam berkembang dan akhirnya disempurnakan nabi muhammad,contoh sederhana dalam hal menikah alquran melarang menikahi ibu kandung, adik atau kakak sekandung (lebih terperinci lihat alquran) sedangkan cara mengatur jika dilanggar di serahkan manusia, </p>
<p>Yang menjadi pertanyaan kenapa dilarang ?. pertama itu fungsi tuhan, kedua lihat penyebab ayat ini diturunkan. Jadi manusia tidak perlu mencari2.</p>
<p>Kedua :<br />
Nabi Muhammad pada masanya menjadi pemimpin jazirah arab sampai eropa, tentu logika hanya sekedar pindah dari makkah ke madinah dengan alasan “Urusan dunia seperti pemerintahan  memang seharusnya dijauhkan dari urusan akhirat. At least 320 kilometer. Sejauh Medina dari Mecca”. tidak masuk akal karena membentuk social kultur yang baik harus secara lingkungan yang pas, dan pas juga kalau alquran yang membahas urusan fiqih turun. </p>
<p>Ketiga :<br />
Saya salut dengan kritisi dibawah, Cuma agak males karena tidak ilmiah, karena semua orang bisa membalik logika, seperti, konsep kasih sayang umat Kristen dengan perlambang yesus disalip sebagai bentuk kasih sayang yesus kepada umatnya. Orang lain akan peranggapan tidak logis dan akan mempertanyakan kasih sayang tuhan kepada penyalipan yesus yang sering disebut anak tuhan.<br />
dan tidak akan pernah selesai, </p>
<p>Karena hidup adalah mencari kebenaran dan agama2 yang ada (islam, Kristen, hindu, budha) menawarkan kebenaran itu dan kita punya pilihan untuk menentukan agama mana yang menawarkan kebenaran yang lengkap, bukan kita malah merusak tiap kebenaran itu.</p>
<p>Wasalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Terimakasih oleh Satria Dharma</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/terimakasih/#comment-51</link>
		<dc:creator>Satria Dharma</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Nov 2007 09:22:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/dua/#comment-51</guid>
		<description>Wakakak...! Ternyata Kang Djaya diam-diam &#039;berguru&#039; pada manusia langka tersebut. Luar biasa!
Salam
Satria</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wakakak&#8230;! Ternyata Kang Djaya diam-diam &#8216;berguru&#8217; pada manusia langka tersebut. Luar biasa!<br />
Salam<br />
Satria</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di demokratisasi tuhan oleh lightinthenight</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/2007/10/10/demokratisasi-tuhan/#comment-43</link>
		<dc:creator>lightinthenight</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2007 22:26:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/2007/10/10/demokratisasi-tuhan/#comment-43</guid>
		<description>sweet and it is true.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sweet and it is true.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Re: Calon Presiden Harus Sarjana Untuk Jegal Megawati ? oleh tasha</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/2007/03/18/re-calon-presiden-harus-sarjana-untuk-jegal-megawati/#comment-42</link>
		<dc:creator>tasha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2007 01:53:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/2007/03/18/re-calon-presiden-harus-sarjana-untuk-jegal-megawati/#comment-42</guid>
		<description>Saya sangat mendukung pernyataan Anda tersebut bahwa Demokrasi hanya bisa dijalankan oleh bangsa yang kuat.
Tapi menurut saya kata &quot;KUAT&quot; memiliki arti yang sangat luas.....
Pemimpin tidak hanya KUAT tetapi Ia adalah seseorang yang betul-betul karena panggilan dan pengabdian kepada Bangsa Indonesia-lah yang membuatnya mencalonkan diri sebagai Presiden RI.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat mendukung pernyataan Anda tersebut bahwa Demokrasi hanya bisa dijalankan oleh bangsa yang kuat.<br />
Tapi menurut saya kata &#8220;KUAT&#8221; memiliki arti yang sangat luas&#8230;..<br />
Pemimpin tidak hanya KUAT tetapi Ia adalah seseorang yang betul-betul karena panggilan dan pengabdian kepada Bangsa Indonesia-lah yang membuatnya mencalonkan diri sebagai Presiden RI.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tentang Roh dan Kematian oleh ronsuparmo</title>
		<link>http://djayawikarta.wordpress.com/2007/09/10/tentang-roh-dan-kematian/#comment-41</link>
		<dc:creator>ronsuparmo</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Sep 2007 18:30:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://djayawikarta.wordpress.com/2007/09/10/tentang-roh-dan-kematian/#comment-41</guid>
		<description>Mengapa ber-pikir2  tentang Roh dan Kematian, walaupun tidak ada satu agama pun yang mampu memberi keterangan yang serius, apalagi yang betul,  tentang asal usul dan apa yang pasti sudah dialami (jiwa) kami sebelum di lahirkan ...? Yang sebetulnya harus diketaui ...! Ya opo ora?

Dan ada soal-soal seberikutnya. Mengapa manusia membutuhkan taunan sebelum bisa memikir terang,  dan terus lanjut  menjadi seperti kanak-kanakan lagi.  Dan bagaimana sifatnya roh-roh. semua jadi sama? Yang cerdas dan yang goblok?

Dari itu saya kira ... semua agama bikinan orang sebagai &quot;plug number&quot; untuk yang (belum) diketahui manusia. Yang paling sayang, hal itu dipakai orang untuk mengexploitasi agam dan politiek demi ke-kuasa-an.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa ber-pikir2  tentang Roh dan Kematian, walaupun tidak ada satu agama pun yang mampu memberi keterangan yang serius, apalagi yang betul,  tentang asal usul dan apa yang pasti sudah dialami (jiwa) kami sebelum di lahirkan &#8230;? Yang sebetulnya harus diketaui &#8230;! Ya opo ora?</p>
<p>Dan ada soal-soal seberikutnya. Mengapa manusia membutuhkan taunan sebelum bisa memikir terang,  dan terus lanjut  menjadi seperti kanak-kanakan lagi.  Dan bagaimana sifatnya roh-roh. semua jadi sama? Yang cerdas dan yang goblok?</p>
<p>Dari itu saya kira &#8230; semua agama bikinan orang sebagai &#8220;plug number&#8221; untuk yang (belum) diketahui manusia. Yang paling sayang, hal itu dipakai orang untuk mengexploitasi agam dan politiek demi ke-kuasa-an.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
